Pages

Ads 468x60px

Monday, 23 December 2019

Proses Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU Paiton Unit 9



Data Pembangkit

Jenis pembangkit                                                 : Pembangkit Listrik Tenaga Uap
Jumlah Pembangkit                                 : 1
Kapasitas Pembangkit                             : 660 MW
Pola Operasi                                            : 30 hari beroperasi/24 jam sehari
Jenis Bahan Bakar                                   : Batubara
Kebutuhan Bahan Bakar                          : 375 ton/jam
Sistem pengirim bahan bakar                  : Ocean Barge (tongkang)
Sistem Penyimpanan Bahan Bakar         : Coal Yard
Sumber Air Baku                                     : Air Laut



No
Jenis Sarana
Keterangan
1
Plant Water System
Desalination Plant System
Tipe : Reverse Osmosis (RO)
Jumlah : 2 unit
Kapasitas Produksi : 2 x 125 m3/jam
Storage tank capacity : 2 x 3000 m3
2
Plant Water System
Desalination Plant System
Tipe : Reverse Osmosis (RO)
Jumlah : 2 unit
Kapasitas Produksi : 2 x 125 m3/jam
Storage tank capacity : 2 x 3000 m3
3
Open Cycle Cooling Water System
Circulating Water
Sumber : air laut
Inlet Temperatur : 30 oC
Raising temperature of condensor : 7 oC
Circulating Water Pump
Jumlah  : 2
Kapasitas : 1800 m3/h
4
Steam Generator
Steam Generator
Type : П – type coal-fired drum boiler with the sub-critical parameter, control cycle, primary intermediate reheating, four-corner tangential combustion mode, single furnace balanced ventilation, solid deslagging, all-steel frame.
Amount :
1
Steam Flow
: ± 2.187,13 t/h
Induced Draft Fan (IDF)
Type : Adjustable static blade axial flow type
Amount : 2
Precipitator
Type :Electro Static Precipitator
Amount
:2
5
Steam Turbine System
Type : Sub-critical, once-middle reheat, single-shaft, three cylinder and four stages steam extraction, condenser type turbine
Amount
: 1
Output Flow : 2.064,1 t/h
Pressure : 167 bar
Vapour Temperature : 538 oC
6.
Condensing System
Condensor
Type : Double Shell and flow, double back pressure
Amount
: 1
Tube Cleaning : Spongeball cleaning system
7.
Condensate and Feed Water System
Condensate Pump
Type : Vertical sleeve type pump
Amount
: 2
Boiler Feed Water
Motor-driven feed water pump
Type: Sleeve type multi-stage centrifugal pump
Amount
: 1
Steam-driven feed water pump
Type : Single shaft, single cylinder, new steam chage-over, condensing type
Amount
: 2
8.
Ash Handling System
Bottom ash removal system and fly ash removal system
9.
Coal Storage
Coal Yard with stacker reclaimer (live storage and dead storage)
10.
Air Quality Control
Electrostatic Precipitator (ESP)
11
Jetty
Dapat menampung tongkang berkapasitas 12.000 DWT kedalaman 8-10 m, panjang ± 500 m, lebar 15 m dengan konstruksi beton bertulang dan tiang pancang steel pipe
12.
Transmission Tower
3 unit tower (TT0, TT1, dan Crusher)
13.
Coal Unloading Facilities
Batubara dari tongkang dikirim melalui conveyor langsung ke bunker dan Coal Yard
14
Jenis Pembakaran
Pulverized Coal (PC)

 

 

 

 

 

Proses Utama Pembangkit

Sistem pengisian air ke boiler berasal dari proses kondensasi uap, dimana air hasil kondensasi uap (steam condensate) yang tertampung di dalam dipompa oleh Condensate Extraction pump (CEP) kemudian sebagian dialirkan ke Condensate Polisher Plant (Unit Pengolahan Air Dengan Penukaran Ion). Setelah itu air dilewatkan ke pemanas tekanan rendah (LPH-5, LPH-6, LPH-7 dan LPH-8) selanjutnya ke Dearator Storage Tank (DST). Dari DST, air pengisian boiler dipompa dengan Boiler Feed Pump (BFP) lalu dilewatkan ke pemanas tekanan tinggi (HPH-1, HPH-2, HPH-3) kemudian ke economizer, economizer ini menyerap sebagian gas yang keluar dari boiler untuk pemanasan awal supaya air yang masuk ke Steam Drum memiliki temperature tinggi yaitu antara 300 oC – 500 oC. Dari economizer, air masuk ke steam drum. Di dalam steam drum dihasilkan saturated steam.
Saturated steam kemudian dilewatkan ke superheater sehingga dihasilkan uap yang benar – benar kering (superheating steam). Uap kering tersebut dialirkan ke turbin tekanan tinggi untuk memutar HP Turbin, sisa uap dari HP turbine dipanaskan lagi di reheater. Dari reheater uap tersebut dialirkan ke turbin tekanan menengah untuk memutar IP Turbine dan selanjutnya sisa uap dari IP Turbine dialirkan ke turbin tekanan rendah (LP Turbine) yang terdiri dari dua buah turbin (LP Turbine A dan LP Turbine B). Poros turbin-turbin tersebut dijadikan satu untuk memutar generator sehingga menghasilkan tenaga listrik. Generator PT PJB  UBJ O&M PLTU Paiton menghasilkan tegangan listrik sebesar 20 KV, kemudian dinaikkan oleh Main Transformer menjadi 500 KV. Daya listrik yang dihasilkan oleh PT PJB UBJ O&M PLTU Paiton sebesar 660 MW, energi listrik tersebut kemudian disalurkan ke P3B dan sebagian lagi digunakan untuk pemakaian sendiri, yaitu sekitar 5% dari daya yang dihasilkan.
Mekanisme proses produksi tenaga listrik adalah melalui dua tahaap. Tahap pertama, yakni untuk pembakaran awal digunakan bahan bakar solar dengan tingkat beban dengan 50%. Selanjutnya tahap kedua, yang merupakan kelanjutan dari tahap pertama adalah menggunakan bahan bakar batubara hingga mencapai beban 100%. Boiler merupakan tempat pembakaran, mendapatkan supply air yang diambil dari Laut Jawa (Selat Madura). Pemurnian (bebas mineral) air dilakukan dengan sistem penyaringan (Reverse Osmosis) dan sistem penukar ion dalam satu unit pengolahan air, dalam hal ini di Water Treatment Plant (WTP). Air yang telah bebas mineral dialirkan menuju boiler, tetapi terlebih dahulu melewati kondensor dan daerator untuk pemanasan awal. Kemudian air yang telah melewati pemanasan awal dialirkan menuju boiler. Air yang telah melewati proses pembakaran pada boiler akan menjadi uap.
Uap hasil pemanasan yang telah benar-benar kering (superheated steam) tersebut dengan tekanan dan temperatur tertentu dialirkan menuju turbin. Disini uap akan memutar High Pressure Turbine (HP Turbine), uap bekas dari HP turbine dialirkan kembali ke boiler untuk dipanaskan kembali. Kemudian uap hasil pemanasan tadi dialirkan untuk memutar Intermediate Pressure Turbine (IP Turbin). Selanjutnya uap hasil pemanasan dialirkan untuk memutar turbin Low Pressure Turbin (LP Turbin). Uap yang keluar dari turbin dikondensasikan didalam kondensor dengan media pendingin air laut dan dialirkan kembali menuju boiler. Begitu seterusnya dan siklus tersebut berulang-ulang kembali. Selanjutnya semua poros turbin (HP Turbine, IP Turbine, dan LP Turbine) dijadikan satu kemudian dikopel dengan poros generator, sehingga generator berputar. Perputaran turbin yang menghasilkan tenaga listrik.


No comments:

Post a Comment